Kamis, 11 Juli 2019

Cepat Haus Saat Puasa? ION Saat Sahur Solusinya

Selama bulan Ramadan, asupan cairan yang masuk ke dalam tubuh menjadi lebih sedikit dibanding hari-hari biasa. Maka sahur menjadi waktu yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan asupan tersebut.



Cairan tubuh yang tidak terpenuhi saat puasa akan membuat tubuh mengalami dehidrasi, yakni kondisi ketika asupan cairan yang masuk lebih sedikit dibanding cairan yang keluar. Dehidrasi saat puasa dapat mengakibatkan cepat haus, sakit kepala, sulit berpikir/konsentrasi, rentan sakit, cepat lelah, mual, dan muntah.

Maka perbanyak asupan cairan pada saat sahur. Salah satunya dengan mengonsumsi minuman yang mengandung ION karena dapat mengikat cairan di dalam tubuh lebih lama.

Dengan mengonsumsi minuman yang mengandung ION, kita bisa menjaga kandungan cairan tubuh seperti kaktus yang mampu menjaga kandungan airnya untuk jangka waktu yang lama sehingga bisa bertahan hidup di padang pasir.

Faktanya, minuman ION lebih baik dibanding air biasa. Dilansir dari Chinese Medical Journal, cairan dari minuman ION masih bertahan di dalam tubuh sampai sekitar 80% setelah 3 jam. Sedangkan jika minum air biasa atau teh hanya bertahan sekitar 60%.

Kandungan ION dalam minuman juga dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang saat berpuasa. Selain itu, proses ekskresi cairan tidak berlangsung sering ataupun cepat usai diminum. Berbeda dengan jenis minuman lain yang memberikan efek diuretic atau membuat cepat buang air kecil yang bisa menimbulkan dehidrasi.

Oleh karena itu, mulailah konsumsi minuman ION saat sahur. Misalnya dengan mengonsumsi Pocari Sweat yang komposisinya mirip cairan tubuh dan dapat diserap lebih baik oleh tubuh sehingga cairan bertahan lama di tubuh. Kandungan ION pada Pocari Sweat juga bisa mencegah dehidrasi sehingga saat berpuasa tidak akan merasa cepat haus atau mengalami gejala dehidrasi lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar