Kamis, 01 Februari 2018

Review Galaxy A8 Plus: Smartphone Menengah Samsung dengan Fitur Premium

Setelah sekian lama bertahan dengan satu kamera depan, Samsung akhirnya merilis smartphone pertama yang dibekali kamera ganda di depan, Galaxy A8 dan Galaxy A8 Plus.


Galaxy A sebelumnya dikenal sebagai lini smartphone Samsung untuk kelas menengah, namun kehadiran Galaxy A8 Plus membuat kelas A naik tingkat jadi premium mid-end.

Desain yang dimaksud adalah layar penuh alias Infinity Display, seperti pada Galaxy S8, Galaxy S8 Plus, dan Galaxy Note 8.

Sementara, sejumlah fitur premium antara lain Bixby Vision, pemindai wajah, hingga kamera ganda. Soal harga, smartphone ini dibanderol Rp 6,499 juta untuk Galaxy A8 dan Rp 8,099 juta untuk Galaxy A8 Plus.

Lantas, seperti apa pengalaman saat menggunakan Galaxy A8 Plus yang memiliki fitur-fitur premium dan kamera ganda di bagian depan?

Berikut Tekno Liputan6.com sajikan hasil review singkat pemakaian Galaxy A8 Plus. Sekadar informasi, produk yang kami review adalah Galaxy A8 Plus varian warna Hitam.

1. Desain dan Layar
Peluncuran Samsung Galaxy A8 dan Galaxy A8+. Liputan6.com/Agustin Setyo W.
Samsung Galaxy A8 dan Galaxy A8+. Liputan6.com/Agustin Setyo W.
Bicara desain, Galaxy A8 Plus mengusung desain revolusioner dibandingkan seri Galaxy A terdahulu. Perusahaan Korea Selatan ini menghadirkan desain Infinity Display pada Galaxy A8 Plus sehingga membuatnya tampil lebih premium.

Dengan desain bezeless alias Infinity Display ini, tak ada lagi tombol Home dan tombol kapasitif Recent Apps dan Back seperti Galaxy A sebelumnya.

Kendati begitu, ada yang berbeda dibanding Infinity Display milik Galaxy S8, yakni Samsung tak menghadirkan layar edge alias lengkung di sisi kanan kiri Galaxy A8 Plus.

Bicara bodi, Galaxy A8 Plus hadir dengan bodi kaca dan bezel dari bahan metal. Meski terbuat dari kaca, Galaxy A8 Plus tidak licin saat digenggam sekaligus agak berat.

Pada bagian depan, Galaxy A8 Plus dibekali layar seluas 6 inci lengkap dengan earpiece di bagian tengah atas layar, dua kamera ganda, dan proximity sensor.

Karena tak memiliki tombol Home, fingerprint scanner ditempatkan di bodi belakang, tepatnya di bawah kamera. Dengan demikian, pengguna lebih mudah untuk menjangkau fingerprint scanner. Sementara, di sebelah kanan kamera utama, terdapat LED Flash.

Bodi belakang Galaxy A8 Plus (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Selanjutnya, di sisi kanan terdapat speaker suara dan tombol Power.

Sisi kanan Galaxy A8 Plus terdapat speaker dan tombol Power (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Pada sisi kiri diletakkan tombol volume up dan down dan slot SIM card yang dapat dibuka menggunakan SIM card ejector.

Sisi kiri Galaxy A8 Plus terdapat tombol volume (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Salah satu hal menyenangkan pada Galaxy A8 Plus adalah terdapat dua slot SIM card, di sisi kiri dan pada sisi atas. Khusus untuk slot di sisi atas bisa digunakan untuk menyematkan SIM card kedua dan micro SD hingga 400GB.


Sisi atas Galaxy A8 Plus terdapat slot SIM card kedua (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Terakhir pada sisi bawah, Samsung tetap mempertahankan audio jack 3,5 mm. Untuk keperluan mengisi baterai serta transfer data terdapat port USB tipe C.


Sisi bawah Galaxy A8 Plus dengan port USB tipe C dan audio jack 3,5mm (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Beralih ke layar 6 incinya, Galaxy A8 Plus menggunakan teknologi layar Super AMOLED dengan resolusi 1.080x2.220 piksel (FHD+).

Dengan layar Super AMOLED ini, warna yang tampil pada layar Galaxy A8 Plus tampil lebih ngejreng dan hidup. Dengan layar yang menampilkan warna lebih cerah, konten yang ditayangkan pun lebih menarik.

Samsung juga menghadirkan fitur Always On Display yang bisa menampilkan ikon notifikasi aplikasi, waktu, hingga musik yang sedang dimainkan oleh smartphone.

Tak lupa, layar Galaxy A8 Plus yang luas ini memiliki aspek rasio 18:9, sehingga pengalaman entertainment yang dihasilkannya pun lebih maksimal.

2 of 6
2. Spesifikasi, Performa, dan Antarmuka
Samsung Galaxy A8. Liputan6.com/Agustin Setyo Wardani
Samsung Galaxy A8. Liputan6.com/Agustin Setyo Wardani
Galaxy A8 Plus dibekali dengan prosesor Exynos 7885, RAM 6GB, dan memori internal 64GB. Dengan paduan hardware tersebut, kinerja Galaxy A8 Plus tak ada kendala, perpindahan dari satu aplikasi ke aplikasi lain juga cekatan, sehingga tak ada masalah saat smartphone ini diperintah dengan banyak tugas.

Hasil benchmark menggunakan aplikasi CPU Z (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Rasanya tidak masalah saat Galaxy A8 Plus ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Misalnya saja untuk foto-foto, merekam video, aktif memainkan media sosial, mengetik, mengirim dan menerima email, hingga memainkan layanan musik atau film streaming.

Smartphone ini dibekali baterai sebesar 3.500mAh yang akan penuh diisi daya kurang lebih 1 setengah jam berkat pengisian daya cepatnya yang cekatan. Kendati demikian, untuk pemakaian di atas, Galaxy A8 Plus perlu diisi dua kali sehari agar bisa memenuhi kebutuhan.

Sebagai gambaran, setelah diisi daya sejak pukul 05.00 pagi, smartphone tersebut aktif digunakan untuk musik streaming hingga sekitar pukul 08.00, baterai yang tersisa sekitar 70 persen. Selama pukul 08.00 hingga pukul 13.00 penggunaannya antara lain untuk bermain media sosial dan pesan instan dengan sisa sekitar 50 persen.

Dengan pemakaian aktif serupa, sekitar pukul 16.00 baterai menunjukkan 20 persen. Artinya, pengisian baterai perlu dilakukan hingga dua kali sehari agar bisa tetap online. Tentunya baterai akan lebih tahan lama jika pemakaian tak terlalu aktif.

Kemudian, berdasarkan pengujian benchmark melalui aplikasi AnTuTu Benchmark, Galaxy A8 Plus berhasil mendapatkan skor 116.607 poin.


Hasil uji bencahmark dengan aplikasi pengujian AnTuTu Benchmark (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Tidak cukup di situ, kami juga menjajal gim kelas berat seperti Injustice 2. Hasilnya, pengalaman saat bermain gim Injustice 2 cukup cekatan dan tidak ngelag. Meski begitu, wajar rasanya jika baterai terasa panas setelah memainkannya selama 45 menit.

Galaxy A8 Plus menggunakan sistem operasi Android Nougat 7.0 dengan antarmuka Samsung TouchWiz Home. Antarmuka ini juga dipakai Samsung pada Galaxy S8 dan Galaxy S8 Plus, Galaxy Note 8, hingga Galaxy J7 Plus.


Antarmuka Galaxy A8 Plus (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Pada prinsipnya, pengguna hanya perlu menggeser layar ke atas untuk membuka keseluruhan menu sehingga sangat praktis. Kendati begitu, pengguna juga bisa mengatur untuk memunculkan tombol menu pada setting-an Apps Button.

Tampilan antarmuka menu pada Galaxy A8 Plus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar